Warta

Mobil Double Cabin Tabrak 29 Motor di Gang Sempit Samarinda usai Kabur dari Polisi

KLIKSAMARINDA – Sebuah mobil double cabin berwarna putih menabrak 29 sepeda motor yang terparkir di gang sempit Sungai Kerbau Jalan Sultan Alimudin, Kelurahan Selili, Samarinda Ilir, Kalimantan Timur (Kaltim).

Insiden ini terjadi saat pengemudi kendaraan berusaha menghindari kejaran polisi Rabu dini hari, 23 April 2025. Menurut keterangan petugas, insiden terjadi sekitar pukul 24.00 WITA.

Mobil double cabin yang diketahui ditumpangi empat orang tersebut melaju kencang memasuki jalan dengan lebar hanya 3 meter dan panjang 300 meter, meskipun di sisi kanan dan kiri jalan terdapat banyak kendaraan roda dua yang sedang parkir.

“Kaget, warga langsung keluar. Posisi mobilnya laju, gak pelan laju. Sempat keluar diteriakin gak bisa lewat, tapi masih aja,” ungkap Dedy, salah satu warga setempat.

Meski berhasil keluar dari gang, mobil tersebut justru akhirnya masuk ke dalam parit. Para penumpang kemudian melarikan diri masuk ke dalam hutan untuk menghindari kejaran warga.

Usai pemeriksaan, dari dalam mobil, petugas menemukan sejumlah bong dan peralatan untuk menyabu.

Kompol La Ode Prasetyo Fuad, Kasat Lantas Polresta Samarinda yang menangani kasus ini menjelaskan bahwa para pelaku terpergok oleh tim Samapta yang sedang melakukan patroli di sekitar lokasi kejadian.

Merasa curiga melihat kendaraan yang parkir di lokasi tersebut, petugas mencoba memeriksa, namun para pelaku langsung kabur masuk ke dalam gang sempit.

Petugas kepolisian dari Polsekta Samarinda Kota langsung melakukan pengecekan di lokasi kejadian. Di sekitar lokasi masih terdapat sejumlah kendaraan yang rusak akibat ditabrak mobil tersebut.

Aparat kepolisian juga melakukan pendataan jumlah kendaraan dan penyelidikan terkait para pelaku yang diduga orang luar dari wilayah tersebut.

Petugas telah berhasil mengamankan satu orang yang diduga sebagai salah satu penumpang kendaraan tersebut. Mobil dan kendaraan yang rusak telah diamankan di Unit Laka Makopolresta Samarinda untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Kita sudah identifikasi yang terduga pelaku. Saat ini sedang kita lakukan upaya untuk melakukan pengejaran. Kita bekerjasama dengan Sat Reskrim. Kami menemukan alat hisap yang berkaitan dengan penggunaan narkoba dan satu unit HP,” jelas Kompol La Ode. (Suriyatman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *